End Weakness

End weakness. That will be done when Liverpool were treated to Bolton Wanderers in thePremier League at the Reebok Stadium on Sunday (22 / 1) early morning hrs.

Red Bull Confidence

Ferrari and McLaren Mercedes continue to improve the performance of his car to confrontthe race Formula One (F1) next season.

Iranian Embassy Closed

Britain and Iran are hotting up following the Iranians attack the British embassyin Tehran on Tuesday. England, yesterday, closing the Iranian Embassy in London andexpel Iranian diplomats from London.

British Embassy Was Invaded

Iranian demonstrators angry and stormed two British embassy compound in TehranTuesday.

Egyptian Cabinet Retreat, Mass protest form again

Mass protests held again in Egypt, yesterday, a day after a cabinet retreat. Tens of thousands of people thronged the Tahrir Square, Cairo, answered the call of a million people protested to increase the pressure of military leaders to hand over power to civilian government.

Tuesday, September 6, 2011

Kemenangan Bagi Rainey - (Lorenzo)

Di MISANO.  Jorge Lorenzo mengaku sangat menganggumi Wayne Rainey. Makanya, Lorenzo mempersembahkan kemenangan ini buat sang legenda balap MotoGP tersebut.
Seperti diketahui, kemenangan di MotoGP San Marino, memang sangat berarti buat Lorenzo.

Betapa tidak, selain memangkas ketinggalan angka dari pemuncak klasemen Casey Stoner, Lorenzo juga berhasil menghapus dahaga kemenangan yang terakhir diraihnya di Mugello.

Kemenangan ini membuat Lorenzo hanya tertinggal dari Stoner sebesar 35 poin, dengan lima lomba lagi yang akan berlangsung. Lorenzo menyebut kemenangan ini, merupakan salah satu yang terbaik dalam kariernya.
’’Hari ini (Minggu-red) adalah hari luar biasa buat kami.

Saya sudah menghasilkan sejumlah lomba yang bagus. Terpenting adalah kami menang lagi dan berhasil mengurangi ketertinggalan dari Stoner,’’ ujar Lorenzo.

Dalam kemenangan kali ini, Lorenzo bersama Stoner dan Dani Pedrosa, berada di atas podium bersama Rainey. Rainey, tiga kali juara dunia MotoGP kelas 500cc itu kembali ke Misano, setelah 18 tahun absen usai pensiun dari balapan.

’’Saya ingin mempersembahkan kemenangan ini buat Rainey, yang pekan ini kembali ke Misano. Saya juga ingin terima kasih kepada semua tim atas kerja keras mereka,’’ tandas pembalap asal Spanyol

Thailand Tertarik Gelar F1

(BANGKOK) -- Meski terlibat banyak masalah, tapi Formula One (F1) tidak kekurangan peminat untuk menjadi tuan rumah. Setelah Malaysia dan Singapura, Thailand menegaskan kesiapan menggelar balapan kebut-kebutan.

Kesuksesan Malaysia dan Singapura dalam menggelar balapan F1, memang membuat negara Asia mulai dilirik oleh FIA. Tak heran, FIA siap menambahkan satu kalender lagi ke Asia Tenggara. Thailand menegaskan berniat menjadi tuan rumah F1.


Kendati belum menyiapkan target tanggal berapa akan mengajukan diri, tapi Thailand Convention & Exhibition Biro mengatakan, kehadiran olahraga balap mobil ternama itu akan membuat wisatawan asing berdatangan ke negara mereka.

Contohnya Singapura, yang berhasil menyedot sekitar 120.000 penonton, untuk menggelar balapan jet darat supercepat 2010 lalu. Hal ini membantu dalam mendatangkan banyak turis ke negara tersebut.
’’Membuat lintasan F1 memang tidak murah, tapi akan berguna setelah balapan berakhir,’’ demikian penjelasan presiden TCEB Akapol Sorasuchart kepada wartawan, sebagaimana dilansir Crash.net, Selasa (6/9).

’’Saya rasa balapan jalanan sangat menarik buat Thailand karena melibatkan dana lebih sedikit. Lokasi yang tepat ada di Ratchadamnoen Avenue, karena atmosfir di sana sangat bagus,’’ tandasnya.

Selain Singapura dan Malaysia, ada beberapa negara lain yang sudah menggelar F1. Mereka adalah China, Jepang, Korea Selatan, Abu Dhabi dan India. Bahkan, nama terakhir baru tahun ini menggelar balapan F1.

Brasil Hanya Menang Tipis oleh Ghana (10 Player)

Di LONDON.  Timnas Brasil masih belum mampu menunjukkan kualitasnya sebagai tim paling sukses di dunia. Terbukti, skuad asuhan Mano Menezes ini hanya mampu menang tipis 1-0 atas Ghana yang bermain dengan 10 pemain.

Brasil menghadapi Ghana pada laga uji coba di Craven Cottage, London, Selasa (6/9) dini hari WIB. Meski hanya bertajuk laga uji coba, namun pelatih Menezes enggan main-main dan langsung menurunkan skuad terbaiknya.

Di lini depan, Neymar menjadi pilihan utama bersama pemain yang baru kembali masuk timnas, Ronaldinho. Paulo Henrique Ganso diplot mendukung kedua striker tersebut dari lini kedua. Sementara di belakang, bek kawakan Lucio masih jadi andalan, bersama rekan setimnya di Inter, Julio Cesar di bawah mistar.

Dengan komposisi pemain yang jauh lebih baik, Brasil tampil dominan atas Ghana. Namun, meski mendominasi laga, Tim Samba tak bisa dengan mudah membobol gawang skuad Black Stars yang memberikan sengit.

Setelah setengah jam terlibat pertarungan sengit dan keras, Ghana harus menerima kenyataan bermain dengan 10 pemain pada menit ke-38, setelah Daniel Opare menerima kartu kuning kedua setelah melakukan injakan kepada Lucio. Sebelumnya, kartu kuning pertama diterima Opare karena melancarkan tekel telat kepada Neymar.

Masih Belum Puas...!

Unggul jumlah pemain, Brasil kian leluasa menguasai jalannya pertandingan. Akhirnya, gol yang ditunggu-tunggu pun tercipta di penghujung babak pertama. Leandro Damiao, striker yang bermain untuk Internacional berhasil memecah kebuntuan usai memaksimalkan umpan Fernandinho, 1-0 untuk Brasil bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, Brasil membuka peluang melalui Hulk yang masuk menggantikan Fernandinho. Striker FC Porto ini menyisir sisi kiri pertahanan Ghana dan melepaskan umpan, namun sayangnya Damiao gagal mengkonversinya menjadi gol, karena eksekusinya belum menemui sasaran.

Ghana semakin tertekan sepanjang pertengahan babak kedua, menyusul kerja sama apik Hulk dan Dani Alves yang sukses menerobos jantung pertahanan Ghana. Namun, eksekusi bek sayap Barcelona ini hanya melintas di sisi gawang Ghana yang dikawal Adam Larsen Kwarasey.

Tak puas dengan hanya unggul satu gol, Menezes menarik keluar Damiao dan memasukkan striker AC Milan, Alexandre Pato untuk berduet dengan Neymar. Masuknya Pato memang terbukti sukses membuat serangan Brasil kian bervariasi.

Beberapa saat jelang berakhirnya laga, Pato dan Ronaldinho punya peluang emas menambah keunggulan Brasil. Sayang upaya mereka gagal membuahkan hasil. Dua tendangan bebas Ronaldinho mampu dimentahkan Kwarasey, begitu juga dengan sundulan keras Pato yang mampu ditepisnya.

Meski menang, namun hasil ini nampaknya tidak cukup membuat Menezes apalagi publik Brasil puas. Pasalnya, mereka ingin melihat tim kesayangan mereka segera menemukan permainan terbaik, sebelum mereka menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 2014 mendatang.

Makin Buruknya Sistem Sertifikasi Guru

Di SEMARANG (JAWA-TENGAH). Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Pusat Dr Sulistyo Mpd menyatakan, proses sertifikasi guru di Jawa Tengah masih buruk dibandingkan dengan daerah lain.

Hal ini dibuktikan dengan begitu banyak jumlah guru yang ditolak pengajuan sertifikasi oleh Kemdiknas karena tidak sesuai dengan persyaratan.

Menurut laporan yang didapat dari Kemdiknas, ungkap dia, banyak guru di Jateng tidak bisa diproses karena tidak sesuai dengan prosedur.
Menurutnya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi, yakni masa kerja, usia, dan pangkat/jabatan.

”Dalam hal ini, banyak pengajuan sertifikasi di Jateng yang ditolak karena tidak sesuai dengan persyaratan tersebut. Hal ini membuktikan sistem pemberkasan dan administrasi di kota/kabupaten masih lemah,’’ kata anggota DPD RI ini.

Dia mencontohkan, ada seorang guru yang diajukan untuk sertifikasi padahal masa kerja belum memenuhi syarat. Sulistyo menduga hal ini terjadi akibat adanya praktik jual-beli sertifikasi. ”Dinas Pendidikan Jateng tidak bisa berbuat apa-apa, karena kewenangan ada di dinas kota kabupaten,’’ ujarnya, Senin (5/9), di sela-sela halalbihalal IKIP PGRI Semarang.

Ditata Ulang

Sulistyo mengatakan, sertifikasi sangat penting guna memberikan tunjangan guru. ”Tunjangan ini sebesar satu bulan gaji, ini yang membuat dugaan diperjualbelikan,’’ ungkap Sulistyo. Dia menjelaskan, ada beberapa kabupaten yang sangat buruk sistem sertifikasi guru, bahkan memperjualbelikan.

Namun, Sulistyo enggan menyebutkan kabupaten yang dimaksud. ”Ada yang harganya hingga Rp 5 juta. Jika dibandingkan dengan tunjangan yang akan didapatkan, jumlah ini sangat kecil, sehingga banyak guru yang rela membayar,’’ kata Sulistyo.

Dia meminta sistem sertifikasi ditata ulang disesuaikan dengan Nomor Unit Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). ”Saya minta guru memperbarui data kepada petugas, sehingga bisa segera mendapatkan sertifikasi sesuai dengan NUPTK,’’ tuturnya. Selain itu, aktif mengecek pada dinas kependidikan atau Kementerian Agama di daerah masing-masing.

Sulistiyo berpendapat, sertifikasi ini merupakan pintu masuk untuk meningkatkan mutu, bukan tanda peningkatan mutu. ”Sering terjadi kesalahpahaman, jika sudah mendapat sertifikasi berarti sudah meningkat kemampuan,’’ kata dia.

Padahal, lanjutnya, banyak yang harus dilalui oleh seorang guru setelah mendapatkan sertifikasi, seperti mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru.

”Jadi sertifikasi ini bukan tujuan, tapi jalan untuk mencapai tujuan yakni peningkatan mutu guru dan dunia pendidikan,’’ tandas Sulistyo.